Gejala Awal Kanker Serviks Pada Wanita

Gejala Awal Kanker Serviks Pada Wanita

Bagi Anda kaum perempuan yang aktif secara seksual sangat dianjurkan untuk tes pap semar dua tahun sekali. Hal ini dimaksudkan untuk mendeteksi dini gejala penyakit awal penyakit kanker serviks karena gejala awalnya memang tidak pernah terlihat.Gejala secara fisik pada umumnya hanya dapat dirasakan penderita kanker dengan stadium lanjut. Penderita kanker serviks yang terinfeksi virus awalnya tampak seperti perempuan normal kebanyakan.

Ada pula gejala yang mengarah pada terinfeksinya virus HPV diantaranya:

  • 1.Keputihan patogonis dengan keluarnya cairan selain darah dari organ kewanitaan dengan jumlah banyak . Meski tk semua keputihan bahaya, namun jika mengalami keputihan beserta ciri-ciri berikut, Anda sebaiknya waspada: keluarnya cairan dalam jumlah banyak dan menjadi kental, cairan berbau tak sedap, warnanya tidak normal seperti kekuning-kuningan, kehijauan, atau bahkan kecoklatan, ada rasa panas serta gatal dia area kewanitaan.
  • 2.Sakit di Area Kewanitaan yang disebabkan karena human papiloma virus telah berkembang sehingga menyebabkan perut bagian bawah sakit, terasa sakit pada persendian panggul ketika menstruasi, dan sakit ketika Anda melakukan hubungan seksual.
  • 3. Pendarakan tidak normal. Hal ini perlu diwaspadai jika Anda mengalami pendarahan pada area kewanitaan yang berlangsung rutin. Jika hal itu terjadi, maka harus segera memeriksakan diri ke dokter.
  • 4. Sakit saat melakukan hubungan seks. Ketika berhubungan badan, Anda sering sakit serta tidak jarang mengeluarkan darah. Hal itu disebabkan adanya infeksi leher rahim.
  • 5. Nafsu makan menurun. Hal ini menyebakan imunitas pun ikut-ikutan menurun sehingga Anda jadi gampang stress, cemas berlebih, serta dapat menggangu energi.
  • 6. Kaki bengkak tanpa sebab pun menjadi salah satu gejala kanker serviks.
  • 7. Cepat lelah. Hati-hati jika Anda cepat lelah karena kelelahan bisa jadi salah satu bahwa Anda telah terjangkit HPV.

Bila mengalami gejala-gejala seperti disebutkan diatas segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut pada dokter spesialis .